Aku seharusnya terus melangkah. Tapi entah kenapa terus menerus aku tertoleh. Tolehan yang tak pernah aku inginkan namun hati tidak kuat untuk tidak menoleh. Perlu lagi ku sibukkan diriku sehingga tidak merasa lagi ingin menoleh walau sedikit. Kesibukan yang baru. Allah, mudahkan lah.
No comments:
Post a Comment